Cari Blog Ini

Kamis, 08 April 2010

Peserta KB pahlawan dibidang ekonomi


keluarga berencana atau KB merupakan program pemerintah dibidang kependudukan untuk mengontrol laju pertumbuhan penduduk, agar dapat memperoleh pertumbuhan yang ideal.
Pada tahun 1983-1993 program kb telah berhasil dijalankan oleh kepala badan kordinasi keluarga berencana nasional ( BKKBN ) prof dr haryono suyono sehingga indonesia disaat itu mendapatkan penghargaan oleh PBB sebagai negara yang berhasil dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk
Komitmen yang dijalankan oleh pemerintah dapat menentukan keberhasilan program KB, dalam program ini yang didukung oleh medagri, menko kestra, dan depkes yang saling bersinergi dapat menentukan keperhasilan program KB.
Tujuan dijalankannya program KB agar mendapatkan pertumbuhan penduduk yang ideal yang mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan
dengan berhasilnya program KB maka pemerintah berharap mendapatkan individu-individu yang berkualitas yang menjadi masyrakat yang kompetitif dan mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi negara
Keberhasilan KB juga diharapkan dapat menghindari terjadinya BABY BOOM yaitu "ledakan angka kelahiran" yang akan membebani pemerintah dalam penyediaan sekolah, lapangan kerja, dan akses kesehatan termasuk penyelesaian kemiskinan masyrakat yang membutuhkan anggaran yang besar.
Prof Dr Haryono suyono menegaskan, perlu disadari perlunya konsep bahwa akseptor (peserta) KB harus dianggap sebagai pahlawan dalam bidang ekonomi, pasalnya, dengan ber-KB sertamerta mereka akan meringankan beban pemerintah dalam penyediaan sekolah, lapangan kerja, akses kesehatan mereka juga harus diberi kompensasi dalam bidang pemberdayaan ekonomi seperti mengutamakan pemberian modal usaha atau yang lebih sering kita kenal PMPN mandiri.

3 komentar:

  1. JANGAN LUPA BERI KOMENTAR YACH GUYS ...!!

    BalasHapus
  2. Kb merupakan program kristen agar supaya orang2 islam tdk bertambah cuma dgn alasan krisis pangan dan kemiskinan padahal rejeki itu berasal dari Allah swt

    BalasHapus
  3. Yup,.. Memang betul,.. Apa yg anda katakan tapi dengan merencanakan kelahiran juga mampu memberikan sumbang terhadap pembangunan...
    Semua alasan ini juga tidak membantu negara2 muslim untuk menerapkan kb dinegaranya masing2....

    BalasHapus